Berita Terkini

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, Begini Pandangan Ketua DPRD Nganjuk Soal Dapil Pada Pemilu Mendatang

KPU Nganjuk- Bedah buku “Tata Kelola Pemilu” yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk secara khusus membahas tentang alokasi kursi dan Daerah Pemilihan (Dapil) pada Kamis (6/8/2026). Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono yang menjadi salah satu narasumber pada kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Demokrasi Kantor KPU Nganjuk menyampaikan bahwa salah satu dampak dari pertambahan jumlah penduduk adalah kemungkinan perubahan jumlah Dapil dalam Pemilu DPRD Kabupaten Nganjuk. 

"Dari partai kami, memang sudah melakukan kajian terkait penataan daerah pemilihan dalam Pemilu DPRD 2029 nanti, tentu nanti pada saatnya kami akan sampaikan kepada KPU untuk mengkaji kembali daerah pemilihan yang sudah ada," ungkapnya saat menyampaikan pendapatnya. 

"Kalau dari saya, setidaknya di Kabupaten Nganjuk ini, pada Pemilu mendatang bisa disusun menjadi 7 (tujuh) dapil, namun itu juga harus disepakati oleh semua pihak," lanjut Tatit. 

Ia juga mengatakan, Dapil yang tidak terlalu luas akan memudahkan anggota DPRD terpilih dalam mempertanggung jawabkan tugasnya kepada masyarakat. “Daerah pemilihan yang tidak terlalu luas dan jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak akan memudahkan anggota DPRD mempertanggungjawabkan keterpilihannya kepada masyarakat di daerah pemilihannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto yang juga menjadi narasumber kegiatan bedah buku menyampaikan bahwa 5 (lima) Dapil pada Pemilu DPRD di Kabupaten Nganjuk masih cukup relevan. Namun demikian, hal itu nanti tetap harus dilakukan kajian ulang apakah perubahan ini berdampak pada terbuangnya suara sah atau tidak. 

Menanggapi hal tersebut, Anggota KPU Kabupaten Nganjuk, Divisi Penyelenggaraan Pemilu, Yusuf Setyawan menyampaikan bahwa pandangan apakah perlu penambahan Dapil atau menggunakan Dapil yang sama sah-sah saja. 

"KPU Kabupaten Nganjuk nantinya akan mengundang seluruh elemen baik dari partai politik dan perwakilan masyarakat untuk diskusi terkait Dapil. Sehingga Dapil yang diusulkan dan ditetapkan untuk Pemilu 2029 nanti memang menjadi Dapil yang ideal untuk Pemilu dan sesuai dengan kaidah penyusunan Dapil," ujar Yusuf usai acara bedah buku. (SUB)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 108 kali
🔊 Putar Suara